Tiba di Komnas HAM, Alumni 212 Minta Habib Rizieq Dilindungi

Massa aksi pro-Rizieq Syihab yang tergabung dalam Presidium Alumni 212 tiba di gedung Komnas HAM. Mereka lalu menyampaikan tuntutannya.

Pantauan detikcom, massa yang sebelumnya salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, bergerak ke gedung Komnas HAM sekitar pukul 13.15 WIB, Jumat (2/6/2017). Massa tiba di gedung Komnas HAM sekitar pukul 13.30 WIB.

Sesampainya di lokasi, massa ditemui oleh 4 orang perwakilan dari Komnas HAM. Diwakili Ustaz Sambo, mereka kemudian menyampaikan aspirasi dan tuntutan.

"Kami datang ke sini tujuannya ada tiga, segera dikeluarkan surat rekomendasi biar dibawa ke DPR. Harus digelar sidang istimewa. Yang kedua, minta mengeluarkan surat perlindungan Habib Rizieq. Kita merencanakan supaya Habiib Rizieq pulang jangan lama-lama di luar karena kalau Habib pulang, pasti ditangkap. Kalau ditangkap, memicu konflik maka kami meminta mengeluarkan surat perlindungan bahwa ini masih dalam proses pemeriksaan Komnas HAM," sebut Sambo.

Sebelumnya di Masjid Sunda Kelapa, usai salat Jumat, massa melakukan aksi penggalangan koin bagi Komnas HAM untuk dana operasional terkait Rizieq Syihab. Mereka juga menggalang tanda tangan sebagai bentuk dukungan ke Komnas HAM.

Tiba di Komnas HAM, Alumni 212 Minta Habib Rizieq DilindungiTiba di Komnas HAM, Alumni 212 Minta Habib Rizieq DilindungiKoordinator koin untuk Komnas HAM, Rahmat Imran (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
"Koin ini ketika sudah terkumpul, akan dikasih ke Komnas HAM karena sampai saat ini, anggaran untuk melakukan dana operasional terhadap permintaan Presidium 212 itu alasannya belum cair," ungkap koordinator koin untuk Komnas HAM, Rahmat Imran (30).

Ada sekitar 20 orang perwakilan alumni 212 yang diterima Komnas HAM. Mereka kemudian menuju ruangan Asmara Nababan. Pertemuan saat ini masih berlangsung.
(gbr/fjp)




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer