Terungkap, Selain Terima Dari Alkes, Amien Rais Juga Pernah Terima Uang Korupsi Dari Departemen Perikanan dan Kelautan (DKP)

Mantan Ketua MPR Amien Rais pernah menerima uang hasil korupsi dari Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Megawati Soekarnoputri, Rokhmin Dahuri.

Dalam persidangan Rokhmin mengungkapkan Amien menerima uang dari dana non bajuter departemen kelautan dan perikanan Rp200uta.

Uang itu digunakan Amien Rais untuk kampanye di Pemilu 2004. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengakui telah menerima uang dari Rokhmi Dahuri.

Rokhmin mengatakan, Amien Rais melalui orang kepercayaannya membuat proposal yang ditujukan ke DKP. Sebelum dana itu cair, Rokhmin mengakui mendapat kontak langsung dari Amien Rais.

Rokhmin menganggap Amien itu sebagai tokoh Islam dan tidak bisa mengelak bila diminta bantuan untuk sebuah acara yang digagas Amien Rais. Maka dana pun turun.

Pada waktu itu, KPK sudah meminta Amien Rais untuk mengembalikan uang dari Rokhmin Dahuri. "Kalau memang beliau mau kembalikan, tentu kembalikan kepada siapa yang memberi. Silakan diberikan kembali kepada Rokhmin Dahuri," kata Tumpak di Gedung KPK, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tumpak Hatorangan Panggabean. Kalau dilihat lebih runtut, sepak terjang Amien Rais yang diklaim para pendukungnya tokoh reformasi itu tidak benar adanya.

Amien pun disebut-sebut menjadi komisaris PT Freeport di mana setelah menjabat perusahaan tambang milik AS itu tidak kritis lagi. Belum lagi kejadian penembakan terhadap mobil mewahnya, ada berbagai pihak yang menuding itu kelakukan Amien sendiri untuk menaikkan popularitas dan rasa iba masyarakat Indonesia. Bahkan Koordinator Setara Institute Hendardi pun menilai Komnas HAM terlalu berlebihan datang ke rumah Amien Rais terkait kasus penembakan mobil mewahnya mantan Ketua MPR itu.kompasiana.com




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer