Megawati Soekarnoputri Didapuk Jadi Dewan Pengarah UKP Pancasila

Presiden Joko Widodo membentuk Unit Kerja Presiden Konstruksi Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Dalam UKP-PIP tersebut, presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri masuk dalam struktur dewan direksi.

"Iya, Dia masuk dewan direksi," ujar tim perumus UKP-PIP Yudi Latief saat dihubungi, Jumat (2/6/2017).

Yudi mengatakan, alasan Megawati masuk ke dalam dewan direksi sebagai anak kandung perumus Pancasila, Sukarno. Selain itu, wapres era Presiden ke-2 RI Soeharto, Try Sutrisno juga masuk jajaran dewan direksi UKP-PIP. Try Sutrisno masuk ke dewan direksi sebagai representasi militer.

"Dari keluarga para pendiri bangsa, perumus Pancasila. Jadi biar ada rantai kelanjutan generasi. Ada juga dari representasi tentara Pak Try Sutrisno," jelas Yudi.

Yudi mengatakan, UKP-PIP juga diisi dari perwakilan tokoh agama dan komunitas. Mereka di antaranya Ketua Umum MUI Ma'aruf Amin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii dan Tokoh Katolik Franz Magnis Suseno.

"Jadi ada 7 orang dari komunitas dan agama. Dua orang dianggap sebagai pendiri bangsa yang mewakili civilian Bu Mega dan dari army Pak Try Sutrisno," "kata Yudi saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui, Pada 19 Mei lalu, Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 54 Tahun 2017 tentang UKP-PIP. Susunan organisasinya terdiri atas direktur dan pelaksana (eksekutif). dewan direksi terdiri dari sembilan orang, dan dewan pelaksana punya satu kepala eksekutif . Dewan direksi terdiri dari tokoh kenegaraan, tokoh agama dan masyarakat, tokoh purnawirawan TNI dan Polri, serta PNS dan akademisi.

UKP-PIP menyelenggarakan fungsi perumusan arah kebijakan umum pembangunan ideologi Pancasila, penyusunan garis-garis besar haluan ideologi Pancasila dan road map pembangunan ideologi Pancasila, koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pelaksanaan pembangunan ideologi Pancasila, pelaksanaan advokasi pembangunan ideologi Panc asila, pemantauan, evaluasi, dan pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembangunan ideologi Pancasila. Terakhir, pelaksanaan kerja sama dan hubungan antar lembaga dalam pelaksanaan konstruksi ideologi Pancasila.
(DHCP / ERD)




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer