Ini Dasar FPI Sebut Habib Rizieq Korban Balas Dendam Politik

Belum lama ini Front Pembela Islam ( FPI) menyatakan bahwa kasus penodaan Pancasila dan pornografi yang dituding oleh Polisi kepada Habib Rizieq Shihab , merupakan upaya balas dendam politik dari pihak penguasa. Pihak penguasa kesal lantaran Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kalah di Pilkada DKI.

Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam ( FPI), Sugito Atmo Pawiro menerangkan bahwa pernyataan tersebut didasari pada pernyataan pemimpinnya, Habib Rizieq pada Pilkada DKI 2017 lalu.


"Jadi begini, pada waktu kasus Habib Rizieq mulai diangkat kembali pada putaran kedua. Habib Rizieq pernah bilang, kalau nanti putaran kedua Ahok kalah, dan di dalam sidang dinyatakan bersalah, dia (Rizieq) menduga kuat perkaranya akan dibuka kembali," terang Sugito saat dikonfirmasi Netralnews.com, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, kalimat bahwa perkaranya akan dibuka kembali, itu punya nilai politis. "Mungkin kalau Ahok menang pilkada dan di pengadilan juga menang, pasti perkara Rizieq tidak akan dibuka kembali. Jadi sebenarnya itu yang bikin ramai," tuturnya.

Sebelumnya ia juga menyampaikan bahwa kasus yang menimpa Habib Rizieq sudah sangat politis, namun dibuat seakan-akan menjadi peristiwa hukum. "Jadi peristiwa politis seakan-akan menjadi peristiwa hukum. Beliau ini sangat simple dan taat hukum, tapi ketika sudah dipolitisasi, maka ini harus dihadapi dengan cara politis juga," terangnya.

​Untuk diketahui bahwa pemimpin Front Pembela Islam ( FPI), Habib Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan chating berkonten pornografi pada Senin (29/5/2017).

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkannya Rizieq sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Kemudian Rizieq masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai tersangka kasus pornografi pada Rabu (31/5/2017).





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer