dr. Fiera Lovita: Saya Diintimidasi dan Diancam karena Status FB Itu

 Akhirnya dr. Fiera Lovita angkat bicara soal intimidasi yang dialaminya pasca memposting sejumlah status di Facebook. Warga Solok, Sumatera Barat itu menyebut komentarnya sama seperti netizen pada umumnya saat menanggapi satu kasus.

"Saya hanya menanggapi berita kaburnya seorang Habib yang akan diminta keterangannya oleh polisi di Jakarta dalam kasus chat mesum dan kasus hukum lain yang menimpa habib tersebut. Saya seperti netizen lainnya hanya mengemukakan apa yang ada dalam hati dan pikiran saya tanpa ada maksud dan tujuan apapun," kata dr Fiera saat gelar jumpa pers di Kantor YLBH di Jl. Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

Setelah status di FB tersebut terviral, dr Fiera kemudian menghapus postingan yang menurut sejumlah netizen disebutkan telah menghina ulama. dr Fiera lalu ditemui oleh intel pol kota Solok dan memberitahukan ada ormas yang tak senang dengan status Fiera. Status tersebut dinilai provokatif sehingga dikhawatirkan menimbulkan kemarahan oleh pihak terkait.

"Padahal status saya tersebut normatif tanpa menyebut nama seseorang dan tanpa mencantumkan foto seseorang," jelas Fiera.

Ibu dari dua anak itu, bahwa, setelah diinterogasi intel Polisi tersebut, Fiera menjalani kesibukan seperti biasa. Hanya saja, kata dia, di satu waktu di perjalanan pulang, ia ditemui sejumlah ormas yang memintanya membuat pernyataan maaf di Facebook yang kemudian diikuti oleh Fiera.

"Bukannya mereka menjadi reda dan tenang dengan adanya postingan surat pernyataan dan permintaan maaf yang saya buat, tetapi mereka malah semakin menjadi-jadi dan tak terkendali," jelas dr Fiera.

dr Fiera kemudian diminta meminta maaf secara langsung kepada perwakilan ormas. Permintaan tersebut dilakukan Fiera di rumah sakit tempatnya bekerja.

"Ia menyesalkan, pertemuan yang seharusnya menyelesaikan masalah dan membuat suasana menjadi damai, ternyata bagi mereka tidak cukup. Foto-foto pertemuan tersebut diviralkan dengan ditambahi kata-kata yang provokatif dan kata-kata penghinaan terhadap saya," urai Fiera Lovita.

Merasa terus tertekan di Solok, Fiera terbang ke Jakarta saat dijemput oleh sejumlah relawan. Kini Fiera berada di Jakarta namun untuk keamanannya, pihak relawan dari anti-Persekusi.

"Saya berharap peristiwa yang menimpa saya tidak terjadi lagi kepada siapapun. Negara harus hadir melindungi warga negaranya, negara kita Bhinneka Tunggal Ika dan negara hukum, kita harus ikuti pedoman negara dalam kehidupan sehari-hari," tutur Fiera.

"Saat ini saya belum memutuskan dan mempunyai rencana lain kedepan. Namun yang pasti sebagai dokter saya akan tetap mengabdi untuk masyarakat. Sekarang saya ingin menghabiskan waktu berlibur bersama anak-anak dan bertemu dengan teman2 sambil merenung atas semua ini," imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah pesan berantai berisi cerita dokter Fiera yang diduga diintimidasi sebuah ormas, beredar. Disebutkan, dr Fiera diintimidasi karena tulisan di akun Facebooknya. Kabid Humas Polda Sumatera Barat AKBP Syamsi mengatakan pesan berantai yang viral tersebut tidak seluruhnya sesuai dengan kenyataan.

Sementara itu FPI Sumbar telah membantah melakukan intimidasi terhadap dokter Fiera.

"FPI Sumbar tidak pernah mengintimidasi saudari dr FL. Kita tidak pernah menakut-nakuti beliau," ungkap Imam Besar FPI Sumbar Buya Busra seperti dikutip salah satu media online nasional, Minggu (28/5/2017).

Menurut Buya, dokter FL sudah melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada umat Islam atas postingannya. Permintaan maaf itu juga disebut bukan karena ada intimidasi.

"Beliau minta maaf kepada umat Islam atas postingannya atas kesadarannya. Kemudian ada berita yang menyudutkan FPI, ini nyata-nyata fitnah yang keji dan setelah beliau minta maaf lagi, kita ormas-ormas Islam Sumbar sudah dianggap selesai dan pengakuan beliau juga begitu," paparnya.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer