Bermasalah dengan FPI di Solok, dokter Fiera pindah ke Jakarta

Dokter Fiera Lovita akhirnya memutuskan pindah ke Jakarta dari kota Solok, Sumatera Barat usai insiden dengan FPI yang menimpanya akibat postingan di media sosial. Kepindahan Fiera bersama keluarga setelah berbagai pertimbangan.

"Suasana di lingkungan pekerjaan saya sudah tidak nyaman lagi, saya sudah berkonsultasi dengan berbagai pihak dan solusinya adalah pindah karena tidak ada pilihan lain lagi, ini yang terbaik bagi keadaan saya saat ini, akan sangat berbahaya jika ditunda terutama bagi kedua anak saya," kata Fiera di kantor LBH Jakarta, Kamis (1/6).

Fiera menyampaikan apa yang menimpanya saat ini tidak terjadi kembali kepada siapa pun. Fiera juga berharap berharap adanya keadilan dan penegakan hukum yang tegas dari pemerintah terkait kasus persekusi yang terjadi belakangan ini.

"Negara harus hadir melindungi setiap warganya, negara kita Bhenika Tunggal Ika yang merupakan negara hukum yang harus kita ikuti pedoman negara dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya.

Sebelumnya, polisi menduga ada upaya adu domba dalam kasus permasalahan Front Pembela Islam (FPI) dengan dokter Fiera Lovita di Solok, Sumatra Barat. Dikabarkan sebelumnya, dokter Fiera Lovita mengaku mendapat intimidasi dari FPI usai mengunggah sebuah status di halaman Facebooknya soal Imam Besar FPI, Rizieq Shihab.

"Ada upaya-upaya untuk mengadu domba antarkelompok. Dokter Fiera Lovita tidak merasa memviralkan kronologi kejadian itu. Bahwa apa yang disampaikan di media sosial tidak betul. Artinya setelah dokter Fiera Lovita itu sudah menyatakan dengan tulus minta maaf dan selesai, tidak ada lagi intimidasi ke rumahnya," terang Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (28/5).

Lebih lanjut, Setyo mencurigai seseorang yang diduga menyebarkan status Dokter Fiera Lovita dan membuat seakan-akan permasalahan menjadi besar adalah orang yang pernah menelepon dokter Fiera Lovita.

Setyo menceritakan paparan dari dokter Fiera Lovita, bahwa sebelumnya ada seseorang yang menghubungi dokter Fiera dengan manawarkan bantuan untuk menyelesaikan masalah.

"Ada telepon masuk ke dokter Fiera. Telepon yang menyebutkan dia akan membantu, dan sebagainya, meminta kronologi seperti apa. Ternyata yang menelepon itu diduga yang mengunggah dan menyampaikan di media sosial," papar Setyo Wasisto. [eko]




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer