Rizieq Makin Bonyok, Usai Ditetapkan Sebagai DPO Kini Ia Kembali Dilaporkan Ke Polda Jabar Oleh...

Anggota Tim Penasehat Hukum Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, Kiagus Choiri, membenarkan ada laporan baru terhadap kliennya terkait dugaan provokasi dan membuat kerusuhan pasca pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, Kamis 12 Januari 2017.

Choiri menjelaskan, pihaknya menerima SPDP dari Polda Jabar dengan nomor B/151/V/2017/Ditreskrimum tertanggal 16 Mei 2017 dengan pelapor Moch Maryadi.



"Laporan tersebut menyatakan bahwa setelah diperiksa sebagai saksi kasus yang dilaporkan Sukmawati pada 12 Januari 2017, klien kami melakukan orasi dan menyulut kemarahan umat sehingga menjadi tawuran," kata Khoiri di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Rabu 31 Mei 2017.

Namun, ia membantah dugaan laporan ini. Khoiri menegaskan setelah menjalani pemeriksaan, Habib Rizieq dipastikan tidak mengeluarkan kata-kata kotor untuk memprovokasi warga.

"Itu tidak benar. Saya waktu itu jadi saksi bahwa klien kami tidak melakukan hal tersebut. Dengan surat bantahan dan bukti yang kami serahkan, mudah-mudahan pihak Kejati dapat mempelajari dan meneliti dengan sungguh-sungguh," lanjut Choiri.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menambahkan, laporan baru dengan terlapor Rizieq Shihab.

Laporan ini terkait dugaan dugaan provokasi dan membuat kerusuhan pasca pemeriksaannya dalam kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik mantan Presiden, Ir. Soekarno di Mapolda Jabar.

"Iya (memang) ada (laporan). Tapi biar pelan - pelan dulu saja. Biar pengacaranya saja yang duluan ngomong," katanya.

Sebelumnya, Rizieq juga sudah dilaporkan ke Polda Jabar dalam kasus dugaan penghinaan dan penodaan terhadap Pancasila.

Dalam kasus ini, Imam Besar Front Pembela Islam itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.





Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer