Polisi: Kami Minta Red Notice Jika Habib Rizieq Tak Kunjung Pulang

Pasca ditetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq', Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, belum kembali ke tanah air. Saat ini dia diketahui masih berada di Saudi Arabia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Aego Yuwono mengatakan, pihaknya akan menerbitkan red notice jika Habib Rizieq tidak kunjung pulang ke Indonesia.

"Red notice itu kan ada aturannya, ada pentahapannya. Kita tidak bisa langsung mengeluarkan red notice," ujar Argo kepada detikcom, Selasa (30/5/2017).

Argo mengatakan, untuk saat ini, penyidik baru menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Rizieq. Walau sudah mengetahui Rizieq ada di luar negeri, namun penyidik tetap akan melakukan upaya penangkapan Rizieq dengan mencarinya di alamat rumahnya terlebih dahulu.

"Kita cek ke alamatnya, ada enggak. Kalau enggak ada ya sudah kita bawa lagi ke kantor. Kan itu prosedur, tetap harus kita laksanakan," imbuhnya.

Setelah dipastikan Rizieq tidak ada di dalam negeri, polisi selanjutnya akan menerbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang) atas Habib Rizieq. Setelah penerbitan DPO dan Rizieq tak kunjung datang juga, baru polisi akan menerbitkan red notice.

"Kalau dia enggak datang juga, yo baru terbitkan red notice, kita mintakan ke Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri," urainya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap berharap agar Rizieq segera datang ke Indonesia untuk menjalani proses hukum. "Ya kita tetap berharap dia segera kembali, sehingga kita tidak perlu terbitkan red notice. Mudah-mudahan dengan adanya surat perintah penangkapan, yang bersangkutan mau hadir," tandasnya.

Habib Rizieq begitu marah ketika mendengar dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Sejak awal dia menyatakan kasus ini merupakan rekayasa.

Pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera menyatakan bahwa kliennya itu memang berencana untuk pulang ke tanah air.

(mei/fjp)




Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer