Kesibukan Ahok di Rutan: Tulis Buku Hingga Baca Surat dari Relawan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani proses penahanan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok setelah divonis 2 tahun penjara atas kasus penodaan agama. Apa saja kesibukan mantan Gubernur DKI Jakarta selama di tahanan?

"Banyak banyak menulis, menulis buku ya. Beliau cerita saat ini sedang menulis tiga buah buku," ujar Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Ahok usai membesuk di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kepada detikcom, Selasa (30/5/2017).

Tiga buah buku yang merupakan buah pemikirannya itu di antaranya mengenai rema kehidupan, politik dan konstitusi. "Ya buku-buku tersebut lebih banyak merupakan buah pikiran beliau tentang kehidupan, politik, konstitusi dan negara," imbuhnya.

Selain menulis buku, Ahok juga mengisi waktu luang dengan berolah raga bersama para tahanan lainnya. Ia juga menyempatkan diri untuk membaca surat dari pendukung-pendukungnya.

"Ada sekitar 300-an surat dari pendukung beliau yang masuk dan masih dibaca satu persatu," ungkapnya.

Ronny membesuk Ahok bersama empat tim pengacara lainnya yakni I Wayan Sudirta, Teguh Samudera, Rolas Sitinjak dan Josefina Agustina. Adik Ahok, Vivi Lety Indra juga ikut membesuknya.

Dalam pertemuan di ruang besuk itu, Ahok memperlihatkan surat-surat dukungan dari pendukungnya yang belum sempat dia baca. "Sayangnya kami tidak bisa memfoto karena tidak diperbolehkan membawa handphone ke ruang besuk. Penjagaannya ketat sekali," cetusnya.

Ronny menyebut Ahok menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya yang selama ini telah memberikannya dukungan. Dia meminta agar pendukung tetap tenang dan mengikuti proses hukum selanjutnya.

"Beliau sampaikan kepada pendukung untuk tetap tenang selama Ramadan ini dan kita tinggu proses hukum dari pihak kejaksaan. Karena kita sendiri tidak mengajukan banding, kita ikuti saja proses hukum selanjutnya," lanjutnya.

Meski tidak mengajukan banding, namun pihak pengacara tetap berharap ada secercah keadilan bagi Ahok. Apalagi saat ini pendukung Ahok sudah tidak lagi turun ke jalan.

"Kami berharap agar masih ada keadilan untuk dia, toh dia juga sudah mengundurkan diri juga dari Balai Kota. Pendukung juga sudah mengikuti agar tidak ramai-ramai di jalan," pungkasnya.

(Mei / ams)




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer