Ini Kata Fadli Zon soal RUU Terorisme

Fadli Zon, Wakil Ketua DPR, setidaknya dua kali menyatakan pendapatnya terkait pembahasan RUU Terorisme yang sudah berjalan setahun.

Pendapat dia menjadi menarik karena kecuali dalam posisi sebagai politikus oposisi bagi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla juga pendapatnya terkesan "menantang" terhadap spirit proses revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme alias RUU Terorisme tersebut.

Salah satu poin dalam spirit revisi adalah tersedianya payung hukum bagi aparat penegak untuk melakukan penindakan sebelum kemungkinan tindakan terorisme terjadi. Basis legal yang ada selama ini "hanyalah" mengatur penindakan pasca aksi terorisme, seperti yang diakui Kapolri Tito Karnavian pekan lalu.

Apa pendapat Fadli Zon tersebut?

Pertama, dia mengingatkan Undang-undang bidang terorisme hasil revisi ini tidak digunakan untuk alat politik kekuasaan.

Contohnya menangkapi orang seenaknya. "Harus ada pengawasan terhadap tindakan itu karena sangat rawan apalagi kalau mengarah pada tindakan seperti ISA (Internal Security Act) di Malaysia," kata Fadli Zon.

Menurutnya, praktik ISA seperti di Malaysia kerap dipakai untuk kepentingan politik, dengan alasan mencegah tindak terorisme. Pencegahan terorisme sebaiknya juga lebih kepada kerja intelijen.

Kedua, dia minta agar publik tak lantas beranggapan bahwa jika revisi rampung maka persoalan terorisme juga akan selesai.

"Jangan kemudian dianggap bahwa dengan adanya undang-undang ini kemudian tidak ada (lagi) terorisme," kata Fadli Zon yang juga Presiden Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) itu.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor: Hila Japi




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer