Dianggap Ancam NKRI, Polisi Tangkap Koordinator Aksi KNPB Timika

Aparat Kepolisian Resor Mimika, Papua menangkap koordinator aksi deklarasi petisi dan doa, berinisial YA.

YA ditangkap di Kantor Sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Timika, Selasa (30/5/2017), karena kegiatannya dianggap mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami amankan koordinator lapangannya. Sementara masih dalam penyelidikan," kata Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Victor Dean Mackbon di Timika, Rabu (31/5/2017).

Kepolisian, menurut dia, telah mengingatkan para aktivis KNPB wilayah Timika agar tidak menggelar orasi dan propaganda yang menyimpang dari ideologi negara. Namun imbauan itu diabaikan.

"Karena imbauan kami tidak diindahkan maka kami mengambil langkah tegas menghentikan kegiatan mereka, lalu menyita berbagai atribut serta menggeledah kantor dan ruangan yang selama ini mereka gunakan untuk melakukan berbagai aksi," jelas Victor.

Victor menambahkan, kepolisian tidak akan mengizinkan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bisa merongrong keutuhan NKRI. Ia menekankan, kalau mereka benar-benar murni melakukan kegiatan ibadah dan doa maka kepolisian tidak akan melarang.

"Dari pengalaman sebelum-sebelumnya, kegiatan doa yang mereka lakukan cuma cover saja. Kegiatan intinya yaitu mengarah ke hal-hal yang bertentangan dengan kepentingan bangsa dan negara. Kalau sudah seperti itu, yah kami tindak tegas," kata Victor.

Selain mengamankan YA, aparat juga menyita berbagai atribut bercorak bendera bintang kejora, spanduk dan selebaran, peralatan musik serta pakaian militer. Tak lama setelah penangkapan YA, sejumlah pengurus KNPB-PRD Mimika mendatangi Kantor Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cenderawasih, Timika.

Wakil Ketua PRD Wilayah Timika Sem Asso membantah kegiatan yang mereka lakukan di Kantor Sekretariat KNPB-PRD Jalan Sosial pada Selasa (30/5) mencakup orasi politik.

"Tidak ada orasi, hanya penyampaian pengumuman. Ada beberapa penyampaian informasi untuk agenda petisi dukungan internasional," ujar Sem Asso.

EditorReni Susanti
SumberANTARA,




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer