Cerita Warga Cipanas Saat Disemprit Bripka Ase Polisi 'Legendaris'

Bripka Ase Kusmana anggota Unit Lalu Lintas Polsek Cipanas, Resor Cianjur, Jawa Barat mendapat tempat tersendiri di hati warga di tempatnya bertugas di sekitar areal Pasar Cipanas. Sikap ramah dan bersahajanya, dikenang hingga belasan tahun oleh para pengendara yang pernah merasakan ditilang oleh pria 54 tahun ini.

Seperti Cecep Ruslan, warga Kampung Sindang Sari, Desa/Kecamatan Cipanas. Ia mengaku masih teringat saat kendaraannya dihentikan Bripka Ase pada tahun 2004 silam, saat itu Cecep mengaku masih bersekolah di salah satu SMU di Cianjur.

"Saya saat itu dalam perjalanan pulang sekolah, kendaraan saya dihentikan oleh beliau. Saya masih ingat dia bilang eit eit stop heula (berhenti dulu), terus dia tanyain SIM, STNK. Saya bilang belum punya SIM ada juga kartu pelajar, terus dia nanyain helm saya padahal waktu itu saya pakai helm cetok," kata Cecep kepada detikcom, Rabu (31/5/2017) pagi.

Cecep menyebut jika di era tahun 2004 penggunaan helm cetok tengah ngetren di kalangan pelajar di Cianjur. Saat itu helm cetok milik Cecep diambil Bripka Ase, kemudian disimpan di aspal lalu diinjak hingga pecah.

"Beliau saat itu bilang, helm cetok itu untuk pekerja bangunan kalau kena aspal pasti bubuk. Saat itu Pak Ase nasehati saya dan nyuruh saya pulang, sebelum berangkat dia nanyain harga helm itu berapa saya bilang Rp 8 ribu, dia ganti pakai uang Rp 15 ribu sambil meminta saya membeli helm yang layak pakai," lanjut Cecep.

Keramahan dan gaya tegas Ase menurut Cecep berkesan hingga saat ini usianya sudah 30 tahunan. Dia yang sempat kaget dan takut saat dihentikan polisi berubah simpati yang terus ia ingat hingga saat ini.

"Pak Ase itu polisi idaman semua orang khususnya warga Cipanas, tidak sekedar mencubit atau menegur untuk mengingatkan tapi juga menyentuh dengan keramahan," tutur Cecep.

Sikap yang ditunjukkan Bripka Ase Kusmana mendapat tempat di warga Cipanas hingga membuat seorang netizen bernama Andi Lukman mencuitkan status di akun medsosnya Andi menceritakan tentang sosok Pak Ase yang ia nilai sangat ramah dan bersahaja yang pernah ia temui saat ia masih berusia 13 tahun.

Dalam hitungan jam, status di beranda pribadinya itu viral dan mendapat respons hingga ribuan kali dan memunculkan tagar 'Hadiah Lebaran Untuk Pak Ase'.

"Bapak Polisi itu dari saya kecil sampai sekarang masih di Cipanas di posisi yang sama seperti dulu saya saat kecil pernah dibantu menyebrang jalan. Semua warga di Cipanas pasti tau si bapak ini dengan caranya beliau mengingatkan pelanggar lalu lintas," ungkap Andi.

(ern/ern)




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer