Bela Warga, Satu Prajurit Kopassus Kalahkan Delapan Pemuda Mabuk

Melihat seorang warga dikeroyok, Sersan Satu (Sertu) Wahyu Fajar Dwiyana (27) merasa terpanggil untuk membantu. Namun, ia akhirnya harus berduel dengan delapan orang pemuda yang diduga mabuk.

Kejadian tersebut terjadi Kamis (26/5/2017), sekitar pukul 20.30 di Jalan Tanjung Sari, Sumedang.

Malam itu, Sertu Wahyu sedang dalam perjalanan membawa sepeda motor sehabis membeli bohlam lampu. Anggota Komando Pasukan Khusus ( Kopassus) yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur kemudian melihat ada pengendara motor yang dicegat para pemuda tersebut. Pengendara motor itu dikeroyok. Sertu Wahyu yang merasa terpanggil lalu datang untuk melerai.

"Melihat seorang warga pengendara motor yang sedang melintas dihadang dan dikeroyok serta dianiaya secara brutal oleh sekelompok pemuda yang sedang mabuk, naluri kemanusiaan Sertu Wahyu Fajar terketuk," kata Kepala Penerangan Kopassus, Letkol Joko Tri Hadimantoyo, Selasa (30/5/2017).

Sertu Wahyu spontan turun dari motornya. Dia menghimbau secara baik-baik agar delapan pemuda tersebut tidak melakukan pengeroyokan dan penganiayaan.

Namun, lanjut Joko, para pemuda tersebut tidak terima dengan teguran Sertu Wahyu. Malahan berbalik mengeroyok meski Sertu Wahyu sudah memberitahu dia adalah anggota TNI.

Sertu Wahyu, menurut Joko, kemudian melawan untuk membela diri.

"Selanjutnya terjadi perkelahian yang tidak seimbang satu melawan delapan," ujar Joko.

Meski begitu, Sertu Wahyu berhasil memukul roboh satu orang pentolan kelompok tersebut berinisial J. Setelah J roboh, tujuh lainnya melarikan diri.

Menurut Joko, anggota Kopassus yang sedang cuti untuk nikah tersebut mengalami luka karena pengeroyokan ini.

"Ya biasalah namanya dikeroyok pasti ada luka-luka juga. Tapi dia enggak terlalu sih, " ujar Joko.

Satu pengeroyok yang diringkus lalu dibawa ke Koramil setempat yaitu Koramil Tanjung Sari, Sumedang.

Dari koramil, pelakunya diserahkan ke Polsek Tanjung Sari. Sejumlah pelaku menurutnya akhirnya dapat diringkus juga.

"Ditangkap lah yang sisanya itu, hampir tertangkap semua, sudah kalau enggak salah," ujarnya.




Loading...
loading...
loading...
Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita terpercaya yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih :)

Populer